Kekuatan Cinta

Beberapa hari lalu seorang teman memposting berita tentang Abi, di BB group. Abi, seorang anak berusia 10 tahun, yang mengalami koma lebih OLYMPUS DIGITAL CAMERAdari sebulan. Koma yang dialaminya setelah operasi, akibat brain cancer yang dideritanya. Memang tujuan dari postingan ini, untuk mengetuk hati sesama, buat berbagi. Membantu orang tua Abi yang mulai kesulitan dengan biaya pengobatan Abi. Kebetulan berita ‘Abi’ ini juga dimuat di harian Kompas, yang berskala nasional. Mudah2an semakin banyak orang yang terketuk hatinya buat berbagi dengan orang tua Abi.

Sebagai seorang ibu, betapa, berita seperti ini justru membuatku semakin bersyukur. Bukan, bukan bermaksud mengecilkan ujian yang tengah dihadapi Abi dan orang tuanya. Tapi kusyukuri limpahan nikmat dan berkah Illahi yang terlimpah pada kami. Betapa setiap hari bisa kami reguk nikmat sehatNYA. Anak2 yang sehat, cerdas, dan selalu ceria. Alhamdulillah ya Rabb. Limpahkan pula nikmat sehatMU buat Abi, izinkan pula dia bisa menjalani keceriaan seperti sebelum sakit itu menderanya. Dan limpahkan sabar juga ketabahan buat orang tuanya.

Sangat bisa kupahami, bagaimana perasaan kedua orang tua Abi. Bagaimanapun, aku juga adalah orang tua, seorang ibu. Seseorang yang rela menukar kekecewaan, rasa sedih, dan rasa sakit, dengan anak2 tercinta. Kasih sayang ibu, yang begitu dalam dan besar, buat anak2 tercinta. Ini pulalah yang aku tangkap dari cerita Abi. Betapa, sang ibu, dalam setiap helaan nafasnya masih menggantung asa, akan kesembuhan Abi. InsyaAllah, kekuatan yang bernama cinta ini, akan dijawabNYA.

Dalam keseharianpun, ber-kali2 aku menyaksikan kekuatan bernama cinta, cinta sang ibu. Kebetulan anak2 kami bersekolah di sekolah yang mempunyai kelas inklusi. Yakni kelas yang diperuntukkan untuk anak2 berkebutuhan khusus. Anak2 yang lebih sering hidup di ‘dunia’ nya sendiri. Sungguh, mereka adalah pribadi2 istimewa, dan ibu2 dari anak2 ini adalah ibu2 yang istimewa. Yang memiliki kekuatan cinta, yang teramat besar, luar biasa!! Betapa, kemudian aku merasa syukur yang teramat besar, dengan melihat situasi ini. Betapa, terkadang aku terasa jauh lebih kecil dari ibu2 istimewa ini. Dan, memang kekuatan cinta milik merekalah yang kemudian membuat anak2 istimewa ini bisa hidup, belajar, dan bermain, berdampingan dengan anak2 normal lainnya.

Dalam lingkup keluargaku sendiri, aku juga bisa merasakan kekuatan cinta milik Mama. Mama yang cantik, yang kuat dan tegas, yang begitu kami idolakan. Mama yang berusaha tetap membagi cintanya dengan adil. Walaupun, terkadang kami rasakan ada perlakuan khusus Mama buat salah satu adikku, yang sedari lahir memang membawa penyakit bawaan. Kekuatan cinta Mama, membuat adikku bisa hidup seolah tanpa penyakitnya. Bisa menikmati masa kanak2, remaja hingga dewasanya dengan baik dan nyaris normal. Bisa meraih prestasi2 yang dibanggakan Mama. Dulu, saat aku masih kanak2 tak pernah kusadari hal ini. Betapa kekuatan cinta Mamalah yang tetap membuat adikku bersemangat. Luar biasa, kekuatan cinta itu. Setelah dewasa, baru kusadari, bahwa terkadang Mama juga mengalami kelelahan. Namun, kekuatan cinta Mama tiada pernah padam.

Pada akhirnya, harus kuangkat jempol untuk ibu2 istimewa ini. Yang menjalani ujian dari Allah dengan sabar, dan tabah. Yang tetap bisa tersenyum, tertawa, walau dalam hatinya merintih. Melihat sang buah hati, yang senantiasa harus selalu ditopang. Banyak hal yang bisa kupelajari dari mereka. Betapa kekuatan cintalah yang telah menopang, menyokong, dan mendukung anak2nya. Semoga mereka selalu dilimpahi berkahNYA, agar senantiasa memiliki kekuatan cinta buat anak2nya. Aamiin Ya Rabb, limpahkan kasih sayangMu buat pribadi2 istimewa ini, buat ibu2 hebat ini.

(buat almh. Mama tercinta, kekuatan cintamu begitu menginspirasi kami, love you, Ma)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s